Frogs Indonesia Terima Kunjungan Studi Banding Skadik 104 Adisutjipto untuk Pengenalan Teknologi Drone
Yogyakarta – Frogs Indonesia menerima kunjungan studi banding dari Skadik 104 Adisutjipto pada Jumat (13/3) lalu di kantor Frogs Indonesia. Kegiatan merupkan bagian dari upaya pengenalan teknologi sekaligus pelatihan bagi para taruna dalam memahami perkembangan drone yang terus berkembang.
Kunjungan ini diikuti oleh sembilan taruna dan satu instruktur, dengan fokus pada eksplorasi teknologi Unmanned Aerial Vehicle (UAV) yang dikembangkan di dalam negeri. Selama dua hari pelaksanaan, rangkaian kegiatan dirancang tidak hanya sebagai sesi pengenalan, tetapi juga sebagai ruang eksplorasi dan pembelajaran yang lebih mendalam.
Pada hari pertama, rombongan disambut oleh Fajar selaku staf operasional di kantor Yogyakarta. Dalam sesi ini, peserta diajak untuk melihat lebih dekat berbagai unit drone yang ada di lingkungan kantor, sekaligus mendapatkan gambaran awal mengenai pengembangan teknologi yang dilakukan.

Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan company profile serta diskusi bersama Rahman, Chief Divisi Teknologi Frogs Indonesia. Dalam sesi ini, ia menjelaskan secara komprehensif terkait pengembangan teknologi drone, penerapannya di berbagai sektor, hingga potensi pengembangannya ke depan. Diskusi berlangsung interaktif, ditandai dengan antusiasme peserta yang aktif mengajukan pertanyaan dan menggali informasi lebih dalam.
Memasuki hari kedua, kegiatan berlanjut dengan sesi demonstrasi drone di lapangan. Pada tahap ini, peserta tidak hanya menyaksikan proses operasional secara langsung, tetapi juga diberikan kesempatan untuk mencoba menerbangkan drone. Pengalaman praktik ini menjadi bagian penting dalam memahami integrasi antara teori dan implementasi teknologi di lapangan.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung, terutama dalam menggali potensi pemanfaatan drone yang dikembangkan di dalam negeri. I Made Wira, instruktur penerbangan Skadik 104 Lanud Adisutjipto, menyampaikan apresiasinya terhadap teknologi yang diperkenalkan.
“Terima kasih kepada Frogs Indonesia yang telah memperkenalkan alutsista, khususnya drone pertanian. Saya cukup terkejut bahwa ini merupakan salah satu karya anak bangsa yang luar biasa. Saya sangat berharap kedepan drone seperti ini bisa dikembangkan lebih lanjut apa lagi bisa untuk mebantu di bidang pertahanan,” ujarnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Tekfidelia Evelyne, siswa Sekbang PTTA Skadik 104 Lanud Adisutjipto. Ia menilai kegiatan ini memberikan perspektif baru terhadap perkembangan teknologi drone di Indonesia.
“Melalui studi banding ini, wawasan kami semakin terbuka terhadap perkembangan teknologi yang begitu pesat, khususnya karya anak bangsa berupa drone dari Frogs Indonesia yang telah membantu masyarakat, terutama di bidang agrikultur,” ungkapnya.
Melalui kunjungan ini, Frogs Indonesia tidak hanya berbagi pengetahuan, tetapi juga membuka ruang pertukaran wawasan yang lebih luas. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara dunia industri dan institusi pendidikan, sekaligus mendorong pengembangan teknologi yang semakin relevan dengan kebutuhan di masa depan.
Baca Juga :