Blog

Frogs Indonesia Raih Penghargaan Startup Unggulan Nasional di AIBI Summit 2025

Yogyakarta, 27 Januari 2026 – Pengakuan nasional diraih Frogs Indonesia melalui penghargaan Startup Unggulan Nasional pada ajang AIBI Award 2025, yang diselenggarakan oleh Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia (AIBI) di Surakarta pada Oktober 2025. Melalui proses seleksi yang melibatkan lebih dari 700 peserta, Frogs Indonesia ditetapkan sebagai salah satu dari 12 startup terbaik oleh AIBI. 

Bagi Frogs Indonesia, penghargaan ini bukan sekadar pencapaian simbolik, tetapi juga menjadi penanda perubahan cara pasar memandang drone pertanian sebagai alat kerja yang semakin dibutuhkan.

Seiring meningkatnya kebutuhan drone di sektor pertanian dan perkebunan, Frogs Indonesia terdorong untuk memperluas fokus pasar. Tidak hanya pengadaan pemerintah saja, perusahaan juga merespon kuatnya permintaan dari sektor swasta, terutama pertanian, perkebunan, dan agroindustri. Sejumlah perusahaan nasional seperti PTPN, Sinar Mas, Rajawali Nusantara Indonesia, Direktorat PSP Kementerian Pertanian, Petrokimia Gresik, Perkebunan Gunung Madu, Kawan Lama, hingga Teknologi Informasi Astra Graphia telah menggunakan dan memesan drone produksi Frogs Indonesia.

Drone Sprayer Sekar Agri 16 Liter. (Foto: Frogs Indonesia)

Perusahaan juga melihat bahwa permintaan drone datang dari sumber yang semakin beragam. Tidak hanya dari perusahaan perkebunan besar, kebutuhan juga muncul dari toko-toko alat dan mesin pertanian yang melayani petani dalam berbagai skala.

Hal ini terlihat dari mulai dipasarkannya Drone Spreader Sekar Agri melalui kanal ritel seperti Toko Garda Tani. Meskipun di lapangan harga drone berada dalam kategori premium, namun manfaat yang diperoleh dari sisi efisiensi kerja, produktivitas, dan kecepatan operasional membuat pengguna menilai investasi ini menjadi masuk akal dan terukur.

Pengecekan sistem dan kesiapan drone oleh tim teknis Frogs Indonesia sebelum uji terbang di lapangan. (Foto: Frogs Indonesia)

Saat banyak drone impor beredar di pasar, Frogs Indonesia mengambil jalan berbeda dengan memproduksi dan mengembangkan teknologinya di dalam negeri. Hasilnya, setiap kendala teknis dapat diatasi lebih cepat, terutama saat dibutuhkan langsung di lapangan.

Kepercayaan pasar tersebut semakin diperkuat pada tahun 2025 ketika Frogs Indonesia memperoleh sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 41,98 persen untuk Drone Spreader Sekar Agri . Sertifikasi ini menjadikan produk Frogs Indonesia lebih kompetitif dalam pengadaan nasional dan berbagai strategi proyek, sekaligus menunjukkan komitmen terhadap penguatan teknologi dalam negeri.

Perjalanan Frogs Indonesia berawal dari pertemuan keahlian teknis dan bisnis melalui program inkubasi Universitas Amikom Yogyakarta. Pada awalnya, pengembangan difokuskan pada drone penumpang , namun keterbatasan regulasi membuat produksi komersial tidak memungkinkan. Dari situ, Frogs Indonesia beradaptasi dengan mengalihkan fokus ke segmen drone pertanian dan komersial yang lebih siap secara regulasi dan relevan dengan kebutuhan pasar. Seiring berjalannya waktu, berbagai jenis drone multifungsi pun dikembangkan untuk mendukung sektor pertanian, logistik, pemetaan, kebencanaan, hingga kebutuhan lain yang memanfaatkan teknologi udara.

Pelatihan drone pertanian di Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. (Foto: Frogs Indonesia)

Berbekal pengalaman panjang di bidang teknologi penerbangan dan avionik, Frogs Indonesia membangun fondasi teknis yang tekanan ketelitian, sistem ketahanan, dan kebugaran di berbagai kondisi. Prinsip ini kemudian diterapkan dalam pengembangan drone pertanian yang tidak hanya berfungsi secara optimal, tetapi juga dirancang agar mudah digunakan dan dirawat secara berkelanjutan di lapangan.

Dalam konteks ini, penghargaan Startup Unggulan 2025 menandai babak baru perjalanan Frogs Indonesia. Berangkat dari ekosistem kampus hingga berkembang menjadi perusahaan teknologi nasional, Frogs Indonesia kini bersiap melangkah ke tingkat regional Asia dengan tetap membawa semangat penelitian dan inovasi yang diperlukan di Indonesia.

 

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *