Kolaborasi untuk Negeri, Frogs Indonesia Gandeng Teknik Industri UAD Bangun Ekosistem Drone Nasional
Bantul, 4 Februari 2026 – Institusi pendidikan merupakan pilar utama dalam menopang perkembangan industri modern. Menyadari peran strategis tersebut, Frogs Indonesia (PT Inovasi Solusi Transportasi Indonesia) menjalin kolaborasi strategis dengan Program Studi Teknik Industri Universitas Ahmad Dahlan (UAD) guna mempercepat pengembangan industri drone di tanah air.
Kolaborasi ini diresmikan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Laboratorium Kewirausahaan Teknik Industri UAD pada Rabu, 4 Februari 2026. Penandatanganan dilakukan oleh Asro Nasiri selaku Direktur Frogs Indonesia, dan Hapsoro Agung Jatmiko selaku Ketua Program Studi Teknik Industri UAD.
Sinergi ini mencakup berbagai poin krusial, mulai dari pengembangan desain packaging drone hingga program penyerapan mahasiswa magang. Kedua belah pihak berkomitmen untuk melakukan diskusi aktif guna mematangkan skema penelitian bersama yang relevan dengan kebutuhan industri kedirgantaraan saat ini.
“Kami melihat kampus itu punya peran besar untuk mempercepat industri drone di Indonesia. Karena itu kami senang sekali bisa kerja bareng Teknik Industri UAD. Harapannya mahasiswa magang bukan cuma belajar, tapi juga ikut terlibat di proyek yang benar-benar jalan, misalnya pengembangan packaging drone dan beberapa riset yang relevan dengan kebutuhan perusahaan.” ujar Asro Nasiri saat penandatanganan PKS, Rabu (4/2/2026).

Inisiasi Program Magang Berkelanjutan dan Berdampak
Salah satu poin utama dalam diskusi ini adalah pembenahan skema magang mahasiswa. Kedua pihak menyoroti bahwa durasi magang yang terlalu singkat seringkali menjadi kendala bagi mahasiswa untuk menyerap ilmu secara mendalam maupun memberikan kontribusi nyata bagi perusahaan.
Sebagai solusi, Frogs Indonesia dan Teknik Industri UAD sepakat untuk menyusun skema magang dengan durasi yang lebih panjang. Tujuannya agar mahasiswa mendapatkan pengalaman kerja nyata yang komprehensif dan benar-benar siap pakai di dunia industri.
“Yang kami dorong dari kerja sama ini adalah magang yang lebih bermakna. Selama ini magang terlalu singkat, akhirnya mahasiswa belum sempat mendalami proses kerja di industri. Dengan skema yang lebih panjang, mahasiswa bisa dapat pengalaman yang utuh, sekaligus bisa mengaitkan magangnya dengan Tugas Akhir supaya lulusnya juga lebih terarah dan tepat waktu.” kata Hapsoro Agung Jatmiko.
Selain peningkatan kompetensi, program ini dirancang untuk mendukung percepatan masa studi mahasiswa. Topik penelitian Tugas Akhir (TA) akan diintegrasikan langsung dengan proyek yang dikerjakan selama masa magang, sehingga mahasiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu dengan kualitas riset yang teruji secara praktis.
Membuka Peluang Karir bagi Alumni
Kerja sama ini tidak berhenti pada level mahasiswa aktif. Program magang ini juga diproyeksikan sebagai pintu masuk bagi para alumni Teknik Industri UAD untuk berkarir di Frogs Indonesia. Dengan adanya penyelarasan kurikulum dan standar kompetensi sejak masa magang, para lulusan diharapkan dapat langsung berkontribusi dalam memajukan teknologi transportasi udara di Indonesia.
Baca juga :