KEDIRI, 28 September 2026 – Dalam upaya mendorong modernisasi sektor pertanian melalui pemanfaatan teknologi, Dinas Pertanian Kabupaten Kediri menyelenggarakan pelatihan pilot drone pertanian di Desa Nambaan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kediri Sukadi, serta diikuti oleh 15 peserta, dengan dua orang di antaranya mengikuti pelatihan pilot drone secara langsung.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di sektor pertanian, khususnya dalam pemanfaatan teknologi drone untuk mendukung kegiatan penyemprotan yang lebih efektif dan efisien. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah dalam mendorong penerapan teknologi pertanian modern guna menunjang produktivitas dan efisiensi pekerjaan di lapangan.
Dalam pelatihan ini, dua peserta mendapatkan pembekalan teknis dan praktik langsung pengoperasian drone pertanian menggunakan Sekar Agri 20L, drone pertanian dari Frogs Indonesia. Materi pelatihan meliputi praktik penerbangan dan teknik penyemprotan menggunakan drone, mulai dari pengenalan pengoperasian hingga penerapan teknologi di lapangan.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kediri Sukadi menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi drone menjadi salah satu langkah dalam mendukung transformasi sektor pertanian menuju sistem yang lebih modern.
“Pemanfaatan teknologi drone dalam sektor pertanian merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kegiatan pertanian. Melalui pelatihan ini, kami berharap sumber daya manusia di bidang pertanian dapat semakin terampil dalam mengoperasikan teknologi modern sehingga mampu mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani,” ujar Sukadi.
Dari sisi teknis, pilot drone Frogs Indonesia menjelaskan bahwa pelatihan tidak hanya berfokus pada kemampuan menerbangkan drone, tetapi juga pada pemahaman teknik penyemprotan yang tepat sesuai kebutuhan di lapangan.
“Dalam pelatihan ini, peserta dibekali pemahaman dasar pengoperasian drone, mulai dari praktik penerbangan hingga teknik penyemprotan menggunakan Sekar Agri 20L. Kami juga menekankan pentingnya keselamatan, ketepatan pengoperasian, dan pemahaman terhadap fungsi perangkat agar teknologi drone dapat dimanfaatkan secara optimal dalam kegiatan pertanian,” ujar pilot drone Frogs Indonesia.
Melalui pelatihan ini, diharapkan dua peserta yang mengikuti pelatihan pilot dapat mengaplikasikan keterampilan pengoperasian drone untuk mendukung kegiatan pertanian di Kabupaten Kediri. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memperluas pemahaman mengenai potensi teknologi drone sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kegiatan pertanian.
Pemanfaatan teknologi drone pertanian diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mendorong pertanian presisi di Indonesia, sekaligus mendukung pengembangan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi pertanian modern.