Sekar Agri Resmi Kantongi Sertifikat TKDN dengan Nilai Tertinggi di Kelasnya
Frogs Indonesia kembali mencatat pencapaian membanggakan. Dua produk drone pertanian unggulannya, Sekar Agri Sprayer 20L dan Sekar Agri Spreader 20L, resmi memperoleh sertifikasi TKDN dengan nilai tertinggi di kelasnya.
Berdasarkan sertifikasi yang diterbitkan, Sekar Agri Sprayer 20L berhasil memperoleh nilai TKDN + BMP sebesar 66,61%, sedangkan Sekar Agri Spreader 20L memperoleh nilai TKDN + BMP sebesar 64,54%.
CEO Frogs Indonesia, Adhitya Chandra, menegaskan pencapaian tersebut menunjukkan bahwa teknologi drone buatan Indonesia memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan bersaing.
“Kami tentu sangat bersyukur dengan capaian ini. Nilai TKDN yang berhasil diraih Sekar Agri menunjukkan bahwa pengembangan teknologi drone di Indonesia terus bergerak ke arah yang positif. Harapannya, produk-produk dalam negeri bisa semakin dipercaya dan menjadi pilihan utama untuk mendukung modernisasi pertanian.” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan ini tidak hanya menjadi pencapaian bagi perusahaan, tetapi juga menunjukkan kemampuan industri dalam negeri dalam menghasilkan teknologi yang kompetitif.
TKDN dan Perannya bagi Industri Nasional
Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) merupakan indikator yang mengukur tingkat kandungan lokal dalam suatu produk. Penilaian ini mencakup material, proses produksi, tenaga kerja, hingga rekayasa yang dilakukan di Indonesia.
Selain TKDN, pemerintah juga menerapkan Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) yang menilai kontribusi perusahaan terhadap perekonomian nasional. Aspek yang dinilai meliputi investasi, pengembangan teknologi, peningkatan kapasitas SDM, serta kegiatan riset dan pengembangan.
Semakin tinggi nilai TKDN dan BMP, semakin besar pula kontribusi produk tersebut terhadap pertumbuhan industri nasional.
Dorong Kemandirian Industri Drone Nasional


Peningkatan kandungan lokal menjadi langkah penting dalam membangun industri drone yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Semakin banyak teknologi yang dikembangkan di dalam negeri, semakin kuat pula fondasi industri nasional untuk tumbuh dan berinovasi.
Chief Technology Officer Frogs Indonesia, Rahman Al Farisyi, menyampaikan bahwa capaian TKDN pada Sekar Agri merupakan hasil dari proses riset dan pengembangan yang dilakukan secara konsisten oleh tim internal perusahaan.
“Di balik capaian ini ada proses riset, pengujian, dan penyempurnaan yang dilakukan oleh tim dalam waktu yang tidak singkat. Kami ingin memastikan bahwa teknologi yang kami kembangkan tidak hanya inovatif, tetapi juga dapat digunakan secara optimal oleh pengguna.” ujarnya.
Menurutnya, pengembangan teknologi lokal tidak hanya berfokus pada peningkatan performa produk, tetapi juga pada keberlanjutan ekosistem industri drone nasional dalam jangka panjang.
Dampak bagi Pengguna Drone Pertanian
Nilai TKDN yang tinggi tidak hanya berdampak bagi industri nasional, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi pengguna. Pengembangan produk di dalam negeri memungkinkan dukungan teknis yang lebih mudah dijangkau serta proses perawatan yang lebih efisien.
Selain itu, ketersediaan suku cadang yang lebih terjamin dapat membantu menjaga operasional drone tetap optimal. Hal ini menjadi nilai tambah bagi petani dan pelaku usaha yang mengandalkan teknologi drone dalam kegiatan sehari-hari.
Perolehan sertifikasi TKDN pada lini produk Sekar Agri menjadi bukti bahwa inovasi teknologi drone dalam negeri terus berkembang. Capaian ini juga menjadi motivasi bagi Frogs Indonesia untuk terus menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan pengguna.
Melalui semangat “#InovasiJadiSolusi”, Frogs Indonesia berkomitmen untuk terus mengembangkan teknologi karya anak bangsa yang mendukung kemajuan pertanian sekaligus memperkuat kemandirian teknologi nasional.