fbpx

The Blog

Tahapan Pengoperasian Sekar Agri Drone Sprayer
BlogSprayer

Setelah kita sedikit mengenal Sekar Agri Drone Sprayer di postingan sebelumya, selanjutnya kita akan pelajari tahapan pengoperasian Sekar Agri Drone Sprayer yang telah dibahas oleh dua orang anggota tim Frogs Indonesia, Fajar dan Dono. Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah, kita membutuhkan tempat dengan space 5-10meter untuk menempatkan atau meletakkan drone ini. Kemudian, kita dapat membuka semua lengan drone yang berjumlah enam. Setelahnya kita perlu untuk membuka pengait propeller atau baling-baling yang kemudian kita renggangkan atau buka propeller tersebut. Pastikan pula agar propeller terbuka dengan lurus.

Tahapan Pengoperasian Sekar Agri Drone SprayerTahapan Pengoperasian Sekar Agri Drone SprayerTahapan Pengoperasian Sekar Agri Drone SprayerTahap berikutnya yang perlu dilakukan adalah mengencangkan alat bantu GPS dan pastikan GPS terpasang dengan kuat sehingga benar-benar tidak bergoyang. Setelah semuanya sudah siap, selanjutnya kita dapat menyalakan remote transmitter drone ini. Pastikan pula lampu indikator pada remote sudah menyala dengan bagus dan benar. Kemudian kita dapat memasangkan baterai ke wahana Sekar Agri drone ini. Kaitkan dan pastikan posisi baterai berada di tengah, terpasang kuat dan tidak bergoyang. Setelahnya, tancapkan konektor baterai ke drone tersebut. Pada saat menancapkan konektor, sebelum kita tutup bagian atas drone dengan top cover, pastikan semua indikator pada motor listrik menyala atau berbunyi.

Setelah semua perangkat terpasang, langkah selanjutnya adalah menyiapkan apikasi untuk menerbangkan drone dengan remote control. Sambungkan kabel usb antara perangkat smartphone dengan remote control. Secara otomatis aplikasi Agri Asisstant. Kemudian buka aplikasi lalu koneksikan melalui jaringan bluetooth yang ada pada drone. Setelah terkoneksi, kita akan mendapatkan indikator yang tertampil di atas aplikasi dengan keterangan “GPS is good“. Jika indikator tersebut sudah muncul, maka drone sudah siap untuk diterbangkan. Namun, jika indikator tidak menunjukkan keterangan tersebut, maka kita perlu melakukan kalibrasi kompas pada drone yang terkoneksi. Pada aplikasi yang digunakan, sudah tersedia menu yang akan menuntun kita untuk melakukan kalibrasi kompas. Setelah kita ikuti arahan dari aplikasi, akan ada keterangan “calibration complete”, dan kemudian muncul keterangan “GPS is good” maka barulah drone siap untuk di operasikan. Dalam aplikasi tersebut, kita juga dapat melakukan pengecekan daya baterai, memastikan satelit di atas 15%, dan melakukan pengaturan penyemprotan apakah akan mengunakan manual, auto maupun pulse with modulation(PWM). Perlu diketahui juga bahwa drone ini dapat kembali ke titik awal take off apabila terjadi gangguan atau terputusnya sinyal drone dengan satelit remote control.

Jika kita ingin terbang dengan menggunakan misi auto, kita dapat kembali ke halaman awal aplikasi kemudian pilih menu tulisan “ground plan”. Karena pada menu ground plan sudah terdeteksi dimana keberadaan done tersebut. Setelah memilih menu ground plan, kemudian pilih “new plot”. Tujuan dari menu new plot adalah sebagai tempat untuk membuat sebuah misi terbang dengan cara menitik tempat dimana drone akan beroperasi terbang. Jika misi telah tersimpan, maka kita masukkan kode pesawat. Setelah misi berhasil dibuat, kita bisa mengatur kemana arah drone akan bergerak. Hal penting lainnya untuk diperhatikan dan dipastikan adalah mengenai radar ketinggian, kompas dan kondisi lokasi apakah terdapat obstacle atau tidak di sekitar lokasi tersebut. Setelah semuanya dirasa aman, drone ini siap untuk diterbangkan secara auto.

Sebelum diterbangkan terlebih dahulu kita bisa melakukan pengecekan aliran pada pompa air, kemudian pada penyemprotannya yang bisa kita atur apakah akan menyemprotkan dalam bentuk kabut ataupun butiran. Selanjutnya pada saat akan menerbangkan drone atau take off, kita pastikan semua motor listrik dan propeller bekerja secara normal tanpa kendala.

Leave a Comment

Your email address will not be published.