Bantul, Yogyakarta – PT Inovasi Solusi Transportasi Indonesia (Frogs Indonesia) menerima kunjungan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia dalam kegiatan Factory Visit dan Diskusi Pengembangan Low Altitude Economy pada 16/09/26. Kegiatan ini menjadi ruang diskusi antara pemerintah dan pelaku industri untuk melihat perkembangan teknologi drone atau Unmanned Aerial Vehicle (UAV) dalam negeri, proses pengembangannya, serta peluang penguatan ekosistem drone nasional.
Bertempat di fasilitas Frogs Indonesia, Bantul, Yogyakarta, kegiatan ini dihadiri oleh rombongan Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan, dan Pariwisata Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia yang dipimpin oleh Dida Gardera, ST., M.Sc. selaku Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan, dan Pariwisata bersama jajaran terkait.
Dari pihak Frogs Indonesia, kegiatan ini diterima oleh Asro Nasiri selaku Direktur PT Inovasi Solusi Transportasi Indonesia, bersama Rahman Al Farisyi selaku Chief Technology Officer (CTO), Bondan selaku Head of Sales & Marketing, dan Indro selaku Head of Operational Frogs Indonesia.
Dalam kunjungan tersebut, Frogs Indonesia memperkenalkan kapabilitas perusahaan melalui rangkaian kegiatan yang meliputi pengenalan profil perusahaan, factory visit, pengenalan teknologi dan produk UAV, demonstrasi teknologi, serta diskusi mengenai perkembangan industri drone dan potensi pengembangan Low Altitude Economy di Indonesia.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian melihat secara langsung proses pengembangan teknologi drone yang dilakukan oleh Frogs Indonesia, termasuk inovasi yang dikembangkan untuk mendukung kebutuhan berbagai sektor industri.
Dalam diskusi tersebut, pihak Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memahami perkembangan industri drone dalam negeri, mulai dari proses pengembangan, tantangan yang dihadapi, hingga peluang dukungan yang dapat diberikan pemerintah.
“Tujuan kami adalah untuk melihat bagaimana industri drone dalam negeri, bagaimana perkembangannya saat ini prosesnya, tantangannya. Dan tentunya apa yang bisa kami bantu setelah berkunjung ke Frogs Indonesia ini.”
Setelah melihat langsung teknologi yang dikembangkan Frogs Indonesia, pihak Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memberikan apresiasi terhadap perkembangan industri drone nasional, khususnya pemanfaatannya untuk sektor pertanian.
“Kesannya melihat Frogs, ternyata Indonesia tidak jauh tertinggal untuk masalah drone. Kita sudah bisa memproduksi beberapa macam drone khususnya di Indonesia di bidang pertanian. Kami sangat apresiasi kepada Frogs Indonesia karena sudah bisa dan dapat meningkatkan industri dalam negeri.”
Sebagai perusahaan pengembang teknologi UAV dalam negeri, Frogs Indonesia terus mengembangkan berbagai solusi drone yang disesuaikan dengan kebutuhan industri. Saat ini, Frogs Indonesia telah mengembangkan drone untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pertanian, mapping, surveillance, cargo, hingga cleaning.
Rahman Al Farisyi selaku CTO Frogs Indonesia menjelaskan bahwa perkembangan kebutuhan industri di Indonesia membuat teknologi drone tidak dapat dikembangkan hanya untuk satu fungsi saja, melainkan perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sektor.
“Kalau lihat kebutuhan di Indonesia sekarang, drone itu memang nggak bisa cuma dibuat satu jenis saja. Karena tiap kebutuhan beda-beda, pertanian beda, mapping beda, surveillance juga beda. Jadi kita di Frogs mencoba mengembangkan drone yang memang sesuai dengan kebutuhan di lapangan, mulai dari drone pertanian, mapping, surveillance, cargo, sampai cleaning,” ujar Rahman.
Selain mengembangkan berbagai platform drone, Frogs Indonesia juga terus melakukan upgrade terhadap teknologi internal untuk memperkuat kemampuan pengembangan UAV. Salah satunya melalui pengembangan flight control secara internal.
“Selain dari sisi platform, kita juga terus upgrade teknologi yang ada di dalam drone. Kita juga mengembangkan flight control sendiri, karena ini berkaitan dengan bagaimana drone bisa bekerja secara optimal. Jadi ke depannya kita ingin teknologi yang dikembangkan Frogs bisa semakin sesuai dengan kebutuhan di Indonesia,” jelas Rahman.
Pengembangan teknologi UAV menjadi salah satu bagian penting dalam mendorong pemanfaatan Low Altitude Economy di Indonesia. Dengan meningkatnya kebutuhan teknologi udara rendah untuk berbagai sektor, kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem drone nasional.
Melalui kegiatan factory visit dan diskusi bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Frogs Indonesia terus membuka ruang kolaborasi untuk memperkuat inovasi teknologi drone dalam negeri. Frogs Indonesia berkomitmen untuk terus mengembangkan solusi UAV yang mampu menjawab kebutuhan industri sekaligus mendukung pertumbuhan teknologi nasional.