Kembali ke Jurnal
Jurnal 2 Maret 2026 3 Min Read

Proses Sertifikasi Seluruh Komponen Drone

[vc_row][vc_column][vc_column_text]Saat ini autonomous system dari air taxi ini sudah dilakukan uji terhadap system tersebut dan didapatkan hasil sesu...

[vc_row][vc_column][vc_column_text]Saat ini autonomous system dari air taxi ini sudah dilakukan uji terhadap system tersebut dan didapatkan hasil sesuai dengan spesifikasi. Setelah mendapatkan uji yang sesuai dengan spesifikasi yang ada, selanjutnya tim kami membuat sebuah dokumen distribusi yang akan dipakai untuk mengajukan proses sertifkaksi. Hasil tes ini juga akan dibuat dalam bentuk dokumen sebagai laporan dari proses pengujian dengan hasil yang bagus. Setelah uji ini selesai dilakukan, tahap selanjutnya yang kita lakukan adalah melakukan sertifikasi semua komponen drone. Untuk mendukung proses sertifikasi ini, perlu membuat dokumen-dokumen yang membuktikan bahwa drone yang kita buat ini memenuhi standar.

Hal pertama yang kita lakukan untuk proses sertifikasi ini adalah berkomunikasi dengan GitHub untuk menentukan standar mana yang akan kita acu sebagai referensi untuk memenuhi aturan. Seperti kita tahu, di GitHub sendiri memiliki banyak regulasi untuk setiap jenis pesawat, sedangkan drone ini adalah pesawat yang belum ada di Indonesia sehingga ini merupakan sesuatu yang aturannya belum ada di Indonesia. Namun, bisa jadi GitHub akan menggunakan aturan yang mirip dalam penggunaan drone seperti yang berlaku untuk helicopter atau pesawat kecil berpenumpang 4 orang seperti Cesna, atau dianggap sebagai Special Aircraft. Itulah yang akan kita pastikan terlebih dahulu ke Dinas Perhubungan.

Setelah itu semua pasti, kita akan menggunakan aturan itu sebagai dasar untuk mengajukan pemenuhan. Dalam proses sertifikasi ini, sebenarnya prosesnya adalah dari Tim Frogs harus bisa membuktikan bahwa aturan yang terkandung dalam regulasi yang sudah disepakati itu akan dipenuhi dengan berbagai cara. Ada yang dipenuhi dengan cara board test, fly test, ada pula yang dipenuhi hanya dengan analisa dokumen. Seperti contohnya ada aturan yang menyebutkan kalau semua engine mati, pesawat tidak akan mengalami kerusakan fatal. Itu tidak mungkin difungsikan dengan fly test, tetapi hanya bisa dibuktikan dengan analisis. Analisis ini akan menyebutkan bahwa kemungkinan gagal itu 10-9 dengan bukti bahawa misalnya ada 9 engine, dalam waktu bersamaan tidak mungkin ke-9 engine ini akan mati. Kalaupun kesembilan engine ini akan mati bersamaan, kita masih punya emergency scenario yang lain. Itu lah yang akan dilakukan dalam porses sertifikasi.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_single_image image="1315" img_size="full" alignment="center"][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Nantinya BKKO yang menentukan kelayakan sebuah pesawat akan menentukan layaknya pesawat ini mendapatkan ijin atau tidak, itu dari pembuktian yang dilakukan oleh Tim Frogs. Pada proses sertifikasi ini kendala yang pertama adalah DepHub atau BKKO belum pernah memproses pesawat seperti ini. Jadi mereka belum tahu bagaimana memberikan perijinan untuk pesawat ini beroperasi. Selain aturan tidak ada yang sesuai dengan drone, proses yang kita gunakan ini masih menggunakan riset terlebih dahulu sebelum proses pasca produksi. Sehingga nantinya akan ada perbaikan produksi dan perbaikan design, karena Tim Frogs sendiri ketika membuatnya dulu belum sampai memikirkan proses sertifikasinya dari awal.

Sehingga nantinya jika belum sesuai dengan sertifikasi, kita akan mengulangi prosesnya dari awal tetapi dengan proses yang sesuai standar, seperti dengan tool yang terkalibrasi, proses yang tahapannya sesuai dengan aturan, menggunakan bahan yang legal dalam aspek kualitas, dan proses-proses lainnya. Untuk mencapai sertifkasi, perusahaan besar seperti Uber pun membutuhkan waktu 5 tahun. Sehingga untuk sertifikasi ini sendiri membutuhkan waktu yang sangat panjang sampai perijinan di approve karena drone passanger ini merupakan sesuatu yang baru.

Kami sendiri dari Tim Frogs akan sangat optimis untuk bisa mendapatkan perijinan meskipun membutuhkan waktu yang sangat panjang karena ini di luar negeri pun sudah banyak industry yang membuat drone passanger. Regulator di sana pun juga sudah menyiapkan aturan yang sesuai. Sehingga harapan kami BKKO juga segera menyelesaikan sertifikasi untuk trend ini dan nantinya kita akan ikuti alurnya.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]


Bagikan Artikel

Butuh solusi untuk bisnis Anda?

Diskusikan kebutuhan Anda dengan tim ahli kami.

Hubungi Kami